Universitas Ngurah Rai

  • Alamat

    Jl. Kampus Ngurah Rai - Padma - Penatih Denpasar

BAKTI SOSIAL FT

Sebagai bagian dari kelompok masyarakat, mahasiswa tidak hanya harus pintar di bangku kuliah, tetapi juga harus cekatan, luwes, dan siap terjun kembali ke masyarakat. Maka mahasiswa tidak hanya harus dibekali dengan ilmu pengetahuan semata yang membuat mereka cerdas secara teori, tetapi sebagai insan cerdik cendikia baik mahasiswa maupun dosen juga harus dapat membaca dan memberi solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat dengan kemampuan sosialisasi yang harus terus dilatih selama menuntut ilmu.

Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai dengan dua program studinya, yaitu Teknik Arsitektur dan Teknik Sipil pada tanggal 6 Juli 2019 lalu mengadakan Bakti Sosial di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Bakti sosial kali ini diikuti oleh 200 orang mahasiswa dan didampingi dengan 22 dosen dan 2 orang pegawai. Lokasi ini dipilih karena sesuai dengan MoU (memorandum of understanding) antara Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai dengan Kepala Desa Riang Gede yang ditandangani pada bulan November 2018 lalu. MoU ini mengatur bahwa selama 4 tahun berturut-turut, Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai akan melakukan pengabdian masyarakat di lokasi tersebut, yang temanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada saat itu.

Di tahun 2019 kali ini, beberapa jenis pengabdian yang dilakukan di Desa Riang Gede antara lain: pengecatan dinding PAUD “Kumara Santhi” Desa Riang Gede, Pembuatan Gambar Peta Dusun Riang Kaja, Pengobatan Gratis, Pengecekan keseahatan (cek gula darah, tekanan darah dan kolesterol), Pembuatan Gambar dan RAB Balai Kulkul dan Tembok Penyengker Banjar, Sensus Penduduk untuk penyusunan Data Dasar Keluarga, dan Screening Penyakit Tubercolosis.

Khusus untuk pendataan penyakit Tubercolosis, Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai didampingi oleh PPTI (Perhimpunan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia) Bali dalam penyediaan brosur bahaya penyakit TBC dan isian pertanyaan sensus. Kegiatan ini sekaligus bertujuan memupuk rasa kewaspadaan penduduk terhadap bahaya penyakit TBC.